Wiz.or.id, Gowa – Kemandirian ekonomi umat menjadi fokus utama Wahdah Inspirasi Zakat (WIZ) dalam memberdayakan pelaku usaha mikro. Pada Kamis (29/4/2026), dukungan nyata diberikan kepada Ustadz Adi Daeng Nassa, seorang pegiat dakwah sekaligus pelaku UMKM di Desa Je’ne Tallasa, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.
Ustadz Adi, yang sehari-hari menggantungkan hidup dari berjualan gorengan, kini dapat bernapas lega. Kendala keterbatasan alat produksi yang selama ini menghambat kecepatan usahanya teratasi dengan hadirnya bantuan kompor gas 1000 mata.
Selama ini, proses penggorengan yang memakan waktu lama akibat kompor yang kurang mumpuni membuat Ustadz Adi kesulitan melayani pesanan yang melonjak. Padahal, usaha ini adalah pilar utama penghidupan keluarganya.
Relawan Wahdah Inspirasi Zakat, Muhammad Dwi Aprinandhi, yang hadir dalam penyerahan bantuan tersebut, menyatakan bahwa pemilihan bantuan kompor jenis ini telah disesuaikan dengan kebutuhan lapangan agar produksi lebih maksimal.
"Kami ingin memastikan usaha Ustadz Adi bukan sekadar bertahan, tapi tumbuh. Dengan kompor gas 1000 mata ini, proses memasak jadi lebih cepat dan stabil. Kami berharap efisiensi waktu ini berbanding lurus dengan peningkatan jumlah produksi dan pendapatan beliau setiap harinya," ungkap Muhammad Dwi Aprinandhi di lokasi penyerahan.

Sosok Ustadz Adi Daeng Nassa dikenal warga bukan hanya sebagai penjual gorengan, melainkan juga aktif dalam berbagai kegiatan keagamaan dan pembinaan umat. Inilah yang membuat bantuan ini terasa lebih bermakna; menguatkan ekonomi sang dai agar dakwahnya semakin kokoh.
“Bantuan ini sangat berarti. Selain membantu ekonomi keluarga, ini menjadi penyemangat bagi saya untuk terus mengabdi di lingkungan masyarakat,” ujar Ustadz Adi dengan penuh syukur.
Program penguatan UMKM ini merupakan buah dari kedermawanan para donatur yang disalurkan melalui WIZ. Harapannya, langkah kecil ini mampu membuka peluang usaha yang lebih luas bagi Ustadz Adi ke depannya, sekaligus menjadi inspirasi bagi pelaku usaha mikro lainnya di wilayah Gowa untuk tetap semangat berdikari.










































































































