Wiz.or.id, Sinjai — Medan terjal, jalanan licin, hingga kepungan lumpur tak menyurutkan langkah tim relawan Lembaga Amil Zakat Nasional Wahdah Inspirasi Zakat (LAZNAS WIZ). Pada Sabtu (17/05/2026), sebuah misi kemanusiaan dan dakwah bertajuk "Tebar Al-Qur'an" berhasil menembus salah satu titik terpencil di wilayah Sinjai Selatan.
Perjalanan kali ini bukan sekadar distribusi biasa. Tim WIZ harus berjibaku dengan kondisi geografis pegunungan yang ekstrem. Cuaca hujan yang mengguyur sepanjang hari mengubah akses jalan menjadi jalur maut yang dipenuhi bebatuan tajam dan lumpur yang sangat licin. Meski kendaraan harus dipacu dengan kehati-hatian ekstra di sisi tebing, amanah donatur tetap menjadi prioritas utama.
Direktur Utama LAZNAS WIZ, Ustaz Syahruddin, memberikan apresiasi tinggi atas kegigihan tim di lapangan. Menurutnya, setiap tetes keringat relawan adalah bukti komitmen WIZ dalam memberantas buta aksara Al-Qur'an hingga ke garis terdepan.
"Kami percaya bahwa setiap muslim, di mana pun mereka berada—bahkan di puncak gunung sekalipun—berhak atas mushaf Al-Qur'an yang layak. Perjuangan tim menembus badai dan lumpur di Sinjai adalah bentuk tanggung jawab kami untuk memastikan cahaya Al-Qur'an tetap menyala di pelosok negeri," tegas Ustaz Syahruddin.
Setibanya di lokasi, rasa lelah tim terbayar lunas oleh sambutan hangat warga. Sebanyak 150 mushaf Al-Qur'an dan 50 buku Iqro' diserahkan kepada pengurus TPA dan para santri setempat. Selama ini, mereka harus belajar mengaji dengan fasilitas yang sangat minim dan fisik mushaf yang sudah mulai usang.

Para santri tampak tak mampu menyembunyikan binar bahagia di wajah mereka saat memegang mushaf baru. Salah seorang pengurus TPA di Sinjai Selatan menuturkan betapa bantuan ini telah lama dinantikan.
"Jalan menuju tempat kami memang sulit, jarang ada yang sampai ke sini. Kami sangat terharu, ternyata masih ada yang peduli dengan pendidikan Al-Qur'an anak-anak kami di gunung ini. Bantuan ini sangat berharga bagi kami," tuturnya dengan suara bergetar.
Melalui program ini, LAZNAS WIZ kembali membuktikan bahwa jarak bukanlah penghalang untuk berbagi. Ustaz Syahruddin berharap setiap ayat yang dilantunkan para santri di pelosok Sinjai akan menjadi pahala jariyah yang terus mengalir bagi para Sahabat Inspirasi.
"Misi ini belum usai. Selama masih ada daerah yang gelap dari literasi Al-Qur'an, WIZ akan terus mendaki dan melangkah," pungkasnya.





























































































































































































