

Sejak kecil, Umar, 11 tahun, telah melalui perjalanan tumbuh kembang yang tidak mudah.
Saat baru berusia 13 bulan, Umar mengalami kondisi kritis hingga harus menjalani perawatan di PICU RS Unhas. Ia bahkan sempat mengalami koma.
Perjalanan tumbuh kembangnya pun berlangsung lebih lambat. Umar baru mulai belajar berdiri ketika berusia 3 tahun 6 bulan.
Kemudian, ketika berusia sekitar 4 tahun, pendengaran Umar mulai mengalami gangguan.
Sejak saat itu, kemampuan Umar dalam mendengar menjadi salah satu tantangan yang harus ia hadapi. Umar juga memiliki riwayat infeksi pada kedua telinga dan pernah menjalani perawatan di rumah sakit.
Kini, di usia 11 tahun, Umar mengalami speech delay berdasarkan keterangan dokter dan membutuhkan perhatian khusus dalam aspek pendengaran dan komunikasi.
Saat ini, Umar membutuhkan Alat Bantu Dengar (ABD) untuk kedua telinganya.
Alat bantu dengar yang sesuai diharapkan dapat membantu Umar mendengar dengan lebih baik, sekaligus mendukung:
kemampuan komunikasi;
proses belajar dan pendidikan;
interaksi dengan keluarga dan lingkungan;
serta kemandirian Umar dalam menjalani aktivitas sehari-hari.
Namun, kebutuhan tersebut tidak mudah dipenuhi oleh keluarganya.
Ibunda Umar, Ibu Andi Jabal Nur, sehari-hari bekerja sebagai penyedia jasa ruqyah dan bekam.
Dari penghasilan tersebut, beliau berusaha memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus membiayai kebutuhan empat orang anaknya yang masih usia sekolah.
Di tengah banyaknya kebutuhan keluarga, biaya untuk pengadaan dua Alat Bantu Dengar menjadi beban yang sulit dipenuhi secara mandiri.
Umar telah melalui perjalanan panjang sejak kecil.
Kini, kita bisa mengambil bagian dalam perjalanan berikutnya.
Bukan sekadar membantu menyediakan alat bantu dengar, tetapi membantu membuka kesempatan bagi Umar untuk mendengar lebih baik, berkomunikasi, belajar, berinteraksi, dan tumbuh lebih mandiri.
Mari bersama menghadirkan harapan untuk Umar.
Bantu Umar mendapatkan Alat Bantu Dengar untuk kedua telinganya.
InsyaAllah, setiap rupiah yang kita sedekahkan menjadi bagian dari ikhtiar untuk membantu Umar meraih masa depan yang lebih baik.